Penipuan yang Kadang Muncul di Tiongkok (Jarang, Tapi Tetap Perlu Dikenal)

Ringkasan pola penipuan yang kadang ditemui wisatawan di Tiongkok, bagaimana bentuknya dalam kenyataan, dan kebiasaan sederhana yang biasanya cukup untuk menghindarinya.

Terakhir diperbarui

Jawaban Singkat

Penipuan terhadap wisatawan di Tiongkok ada, tapi tidak dominan.

Kebanyakan interaksi berjalan biasa saja, dan banyak wisatawan menyelesaikan seluruh perjalanan tanpa mengalami percobaan penipuan apa pun.
Mengetahui beberapa pola utama biasanya sudah cukup.


Pola yang Layak Dikenal

Undangan minum teh atau ke bar

Orang asing yang ramah mengajak ke tempat yang dipilihnya, lalu tagihan tiba-tiba sangat tinggi.

Taksi tidak resmi atau tarif dilebihkan

Lebih sering muncul di area bandara atau stasiun ketika wisatawan sedang lelah dan buru-buru.

Salah scan kode QR

Pembayaran diarahkan ke kode yang bukan milik merchant yang benar atau Anda terlalu cepat mengonfirmasi tanpa melihat nama penerima.

Barang “branded” murah di area wisata

Biasanya ini masalah ekspektasi, bukan kejutan.


Kebiasaan yang Menyelesaikan Hampir Semua Masalah

  • jangan mengikuti orang asing ke tempat yang mereka pilih
  • pakai aplikasi dan counter resmi
  • pegang kendali atas ponsel dan pembayaran Anda sendiri
  • cek nama merchant sebelum bayar
  • pergi saja kalau situasinya terasa tidak jelas

Checklist

  • Saya tidak mengikuti ajakan acak dari orang asing.
  • Saya memakai ride-hailing dan pembayaran resmi.
  • Saya mengecek nama merchant sebelum membayar.
  • Saya tidak tergoda deal yang terlalu bagus.
  • Saya siap pergi kalau situasinya terasa aneh.